BLACKHEAD's KENNEL Terakhir diubah: 15 November 2017   
 
Headline News
SPECTACULAR ADVANCE IPO SEMINAR WITH FRANK ROTTLEB
2014 YEAR END WORKING DOG SEMINAR (01.09.2014)
SOSIALISASI & LATBER PERKIN PUSAT (15.07.2014)
Articles
BAGAIMANA SAYA BISA YAKIN BAHWA ANJING KITA TIDAK MENGGIGIT ANAK-ANAK KETIKA MEREKA BERMAIN?
BAGAIMANA MEMBANGUN KEPERCAYAAN ANJING TERLANTAR YANG DI ADOPSI?
HUBUNGAN KUCING DENGAN ANJING DI DALAM RUMAH
Last Comment
  ridho - 2018-02-22 13:28:24
terima kasih at
selanjutnya...
 
  Jessisca/answered - 2017-12-08 20:47:21
@Jessisca: tida
selanjutnya...
 
  Hery/answered - 2017-12-02 13:11:21
@Hery: yang dap
selanjutnya...
 
  JM. Joko Priyono Santoso - 2017-10-25 08:24:11
saya berpendapa
selanjutnya...
 
  Meilda/answered - 2017-10-24 01:44:59
@Meilda: Tergan
selanjutnya...
 
  fernandez/answered - 2017-10-21 20:15:46
@Fenandez: sete
selanjutnya...
 
  Apfia/answered - 2017-10-06 02:59:07
@Apfia: pertama
selanjutnya...
 
  Tania/answered - 2017-09-13 22:01:04
@Tania: Itu nan
selanjutnya...
 
 
Club Information

PROSTAFF SEMINAR DI HASSLEBEN (08.08.2009)

Click to EnlargeVideoGallery

Seminar tahun 2009 ini merupakan upgrade dari seminar 2008. Dan seminar 2008 merupakan upgrade dari seminar 2007. Kalau pada tahun 2007 disini saya mendapatkan materi tentang kontak, tahun 2008 tentang keharmonisan, dan tahun 2009 ini tentang konflik. Melatih anjing sebenarnya bukan hanya anjing mau melakukan saja, tapi kecepatan, kerapian, keinginan anjing bekerja, ritme, powernya, dan juga handlernya. Mau jadi top handler atau top competitor haruslah belajar terus, oleh karena ini, saya berusaha untuk belajar, dan mudah-mudahan saya dapat membantu pemain serius dari indonesia untuk masa yang akan datang dapat berkompetisi di dunia Internasional.

Pada seminar ProStaff Team yang ketiga ini, sangat special, karena apa yang perlu dicapai telah dapat dilihat. Selama 3 minggu saya mengikuti 2 seminar dengan group yang berbeda, kemudian tinggal dan melatih anjing Gembala Jerman hitam bernama Yago, jantan berumur 14 bulan. Saya diperbolehkan untuk melatih dan menghandle anjing ini untuk menemani saya selama Seminar berlangsung. Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk memperbaiki masalah yang terjadi pada masing-masing anjing, dimana pada waktu ujian, dapat mengurangi nilai dan pada waktu kompetisi, sangat menentukan posisi anjing. Peserta terdiri dari berbagai kalangan, Total peserta untuk keseluruhan seminar adalah 60 orang, dan mereka terdiri dari polisi, top competitor, dokter, juri karya guna, juga handler dog show, dan mereka datang dari spanyol, irlandia, canada, jerman, belgia, england, belgia, denmark dan swiss.

Satu seminar berlangsung 5 hari, dan satu hari terdiri dari 3 bagian, yakni pelacakan, kepatuhan dan penyerangan. Tahun ini banyak anjing-anjing top dan strong yang ikut berpartisipasi. Handler-handler yang top. Seperti Bert Aerts dari Belgia, Julio Galan dari Spanyol dan yang lainnya. Betapa nikmatnya melihat para top competitor mempersiapkan anjingnya menjelang WUSV dan FCI serta LGA Kualifikasi. Pada seminar ini saya dapat melihat AGJ yang handler agresif, yang strong dan hard, ada juga yang show line, dan trik serta teknik yang berbeda, problem yang muncul diselesaikan dengan cara yang modren yang menyesuaikan teknik pelatihan masing-masing handler. Bayangkan, teknik/metode latihan yang hadir pada seminar ini yang dibawa oleh para peserta dari negara yang berbeda, dimana setelah sekian lama melatih, mereka menemukan berbagai masalah. Bagi orang awam, masalah mereka tidak dapat kita lihat, namun kompetitor internasional dengan juri internasional, hal itu dapat mengurangi nilainya 1-3 poin.

Top-top competitor itu datang ke seminar ini agar dapat bisa memperbaiki anjingnya sedikit sehingga bisa mendapatkan tambahan nilai 2-3 poin pada tracking, obedience dan protection. Di tingkat internasional, hilang 1 poin saja dapat menentukan menang atau kalah. Para peserta ini tidak hanya cowok saja, ada cewe, dari yang muda hingga yang berumur 67 tahun, dan juga ada yang menggunakan kursi roda karena cacat permanen oleh karena kecelakan, yakni YOSHY dengan anjingnya Jogi doberman.

Setelah mengikuti seminar ini, saya berpendapat bahwa, apa yang selama ini saya capai hanyalah 10% dari apa yang mereka (top competitor) tunjukkan. Dan dengan persentase pencapaian yang begitu tinggi, mereka masih belajar dan belajar terus. Mereka belajar dan mencari masukkan yang terbaik dari yang terbaik. Mereka memerlukan Coach yang terbaik, karena yang mereka butuhkan bukanlah cara melatih anjing, tapi para top kompetitor ini memerlukan info, teknik, cara, system yang dapat memberikan mereka nilai tambah 1-3 poin per fase dari kompetisi yang ada. Mereka telah ke semua seminar yang pernah ada. Dan seperti yang Julio Galan bilang, " Saya telah pergi ke begitu banyak seminar, namun semuanya hampir sama dan amat membosankan. Saya ke seminar bukan mau tahu bagaimana melatih, saya tahu melatih, tapi yang saya perlukan bagaimana saya bisa mendapatkan nilai point tambah, dan saya sangat kaget diseminar ini, memuaskan saya. Saya dapat apa yang saya perlukan. Di pelacakan, anjing saya dapat menikung dengan baik, biasanya saya sedikit bermasalah disini selalu hilang hingga satu poin, di kepatuhan, anjing saya tiarap waktu send away kurang cepat dan sekarang dapat, serta di proteksi, gripnya anjing saya dimaksimumkan. Seminar ini memberikan saya banyak data masukan, itulah yang dikatakan oleh Julio Galan, WUSV 2009 competitor dari spanyol.

Terus saya tanya kepada Prostaff Team, begitu juga kepada peserta dari Spanyol, kenapa spanyol akhir-akhir ini sangat menonjol di dogsport dibandingkan dengan negara lain, yang sudah lama berkecimpung, namun spanyol dapat menyusulnya dengan begitu cepat, misal belanda. Spanyol sekarang mengungguli belanda. Mereka hanya bilang, "Kami mau meluangkan waktu, kami mau berinvestasi, dan kami mau belajar. Oleh karena itu muncul begitu banyak pemain top dari sana.

Prostaff Team memang profesional, dan mengerti betul apa yang mereka lakukan. Mereka adalah Think Tank. Dikemudian hari, yang pasti, penilaian terhadap para competitor akan makin ketat, karena semakin banyak yang mengerti apa yang perlu dicapai.

Diharapkan dikemudian hari, dari Indonesia dapat muncul pemain-pemain top. Namun ingat, mau meluangkan waktu, mau berinvestasi dan mau belajar! Itu kuncinya.
 

Daftar Komentar

Belum ada komentar

Masukkan komentar anda

Nama:
E-mail:
Komentar:
Kode :
  
 
http://www.working-dog.com


 
Advertisement
http://www.hundehardware.com
http://www.working-dog.eu/benefits
http://www.bewidog.id
http://www.osterburg-quell.de
Contact Us
SENTUL CITY
Jl. Bukit Topaz No. 30
Bukit Golf Hijau 16810
INDONESIA

 
T : (021) 8796 2606
M : 0812.8290.8888
F : (021) 8796 2453
E : info@blackheads.biz

© 2009 - 2018 blackheads.biz